Tugas resume metodologi
penelitian untuk bisnis
DISUSUN OLEH:
AJI GURUH (301 1011 042)
RYAN
ALFATAH (301 1011
053)
TEREDY
SETIAWAN (301 1011 066)
MATSAHRI (301 1011 068)
4 ak 2
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI BANGKA BELITUNG
LAPORAN PENELITIAN
Proposal Penelitian
Proposal penelitian yang disusun
oleh peneliti merupakan hasil dari usaha yang terencana, terkelola, teliti, dan
pada dasarnya meliputi hal beriket
1.
Tujuan umum setudi
2.
Masalah spesifik yang akan diteliti
3.
Rincian prosedur yang akan dilaksanakan
4.
Desain penelitian yang berisi rincian tentang:
Desain pengambilan sempel
Metode pengumpulan data
Analisa data
5.
Waktu pelaksanaan studi, termasuk informasi
mengenai kapan laporan tertulis akan diserahkan kepada sponsor.
6.
Agaran, yang merinci biaya dengan reverensi ke
item pengeluaran yang spesifik.
LAPORAN
Adalah penting
bahwa hasil studi dan rekomendasi untuk memecahkan masalah dikomonikasikan
secara efektif kepoda sponsor, sehingga saran yang diberikan di terima dan
diimplementasikan. Bila tidak, semua usaha penelitian yang dilakukan akan
sia-sia. Menulis laporan yang ringkas, menyakinkan, dan jelas, mungkin sama
pentingnya, jika tidak lebih penting , maka hal tersebut adalah bila
dibandingkan dengan melakukan setudi penelitian yang sempurna.
Penulisan Laporan Penelitian
A. Pendahuluan
Tugas untuk menulis laporan penelitian
sering dilaksanakan oleh para dosen dan calon sarjana (mahasiswa) terutama bagi
calon sarjana jenjang Strata satu (S.I), strata dua (S.2), dan strata tiga
(S.3). Meskipun dalam menulis laporan penelitian bisa dilakukan oleh siapa
saja, artinya tidak terikat kepada orang-orang tertentu. Bentuk penelitian pada
jenjang S.1 berupa skripsi, untuk jenjang S. 2 berupa tesis dan padajenjang S.3
disebut dengan disertasi
Pada hakekatnya orang meneliti untuk mencari
kebenaran, usaha untuk mencari kebenaran itu dapat dilakukan dengan berbagai
cara, sebagaimana dikatakan Paizaluddin Baihaqi di anatara cara untuk mencapai
penelitian itu adalah sebagai berikut: pertama, dengan memahami, pengalaman,
yaitu pengetahuan yang tercipta dari hasil interaksi dengan realitas lingkungan
meliputi melalui keterangan panca indra. Kedua, penalaran, yang dimaksud adalah
penalaran induktif dan deduktif. Ketiga, penelitian, sebagai usaha untuk
mencapai sebuah kebenaran dengan cara sistematis, empirik, dan kritis terhadap
realitas yang ada.(Paizaluddin Baihaqy, hal. 1-2)
Hasil penelitian yang dilakukan di tulis dalam bentuk laporan hasil penelitian yang sudah diujikan. Sistematika penulisan laporan penelitian secara umum sama, namun sebagian lembaga/ instansi membuat ketentuan tersendiri hal ini dilakukan untuk menyeragamkan hasil laporan penelitian oleh mahasiswaatausipeneliti.
Hasil penelitian yang dilakukan di tulis dalam bentuk laporan hasil penelitian yang sudah diujikan. Sistematika penulisan laporan penelitian secara umum sama, namun sebagian lembaga/ instansi membuat ketentuan tersendiri hal ini dilakukan untuk menyeragamkan hasil laporan penelitian oleh mahasiswaatausipeneliti.
B. Metode Penulisan
Laporan Penelitian
1. Pengertian Metode
Metode berasal dari Bahasa Yunani
“Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya
ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek
yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat
untuk mencapai tujuan
Metode yang berkaitan dengan penulisan Laporan Penelitian maka dapat di
artikan bahwa cara kerja untuk menulisan laporan penelitian. Yang dalam hal ini
lebih condong akan dikaji dari sisi penulisan laporan penelitian karya ilmiah
seperti skripsi, tesis dan disertasi.
2.
Sistematika laporan penelitian
Unsur-unsur isi penulisan laporan penelitian Secara umum, tesis memuat unsur-unsur sebagai berikut:
Halaman judul
Halaman judul memuat judul tesis secara penuh, nama dan gelar kesarjaan
mahasiswa yang mengajukan tesis, namun program studi dan unit akademik dimana
tesis diajukan, dan tanggal pengajuan tesis.
Dafatar Isi
Daftar isi memuat susunan bab atas garis besar semua bagian dari isi
tesis.
Ringkasan
Ringkasan (abstrak) adalah uraian singkat tentang latar belakang,
masalah penelitian, tujuan, metode dan temuan-temuan penelitian yang panjangnya
tidak lebih dari 500 kata
dengan spasi rapat (1 spasi)
Pernyataan (statement)
Pernyataan (statement) adalah keterangan yang ditanda tangani oleh
mahasiswa, yang membuat penjelasan tentang otensitas tesis.
Kata pengantar
Kata pengantar memuat ucapan terima kasih penulis pada berbagai pihak,
baik individu, kelompok, maupun organisasi, yang dinilai turut membantu dalam
penyelesaian karya ilmiah yang dibuat.
Bagian utama tesis
Bagian utama teks (body text) adalah bagian yang memuat unsur-unsur
utama dari isi tesis selain pendahuluan dan kesimpulan dalam bentuk bab.
Referensi
Referensi memuat rincian karya-karya yang dikonsultasikan atau dijadikan
rujukan dalam studi. Bagian referensi juga menyajikan materi-materi tertentu
yang perlu dibaca untuk dapatkan pemahaman yang lebih baik tentg stdi yang
dilakukan, yang tidak dapat dimasukkan dalam teks karena dapat mengganggu
argumentasi. Daftar referensi ditempat dibagian akhir teks. Meskipun dibuat
dibuat pada halaman terpisah, referensi adalah bagian integral dari tesis.
Halaman pertaa referensi diberi judul REFERENSI. Halaman-halaman pada daftar
referensi tidak diberi nomor.
Indeks
Indeks diperlukan apabila tesis akan dipublikasikan dalam bentuk buku,
monograf, atau buletin. Indeks ditempatkan setelah referensi.
Lampiran
Lampiran digunakan untuk memuat data orisinal atau tabel yang memuat bukti-bukti pendukung, hasil pengujian yang telah dilakukan, dokumen atau data pendukung yang tidak dimasukkan ke dalam teks, kerena dinilai dapat membuat bagian teks terlalu panjang atau sukar diatur. Masing-masing lampiran satu sama lain harus terpisah dan dinyatakan pada daftar isi.
Lampiran digunakan untuk memuat data orisinal atau tabel yang memuat bukti-bukti pendukung, hasil pengujian yang telah dilakukan, dokumen atau data pendukung yang tidak dimasukkan ke dalam teks, kerena dinilai dapat membuat bagian teks terlalu panjang atau sukar diatur. Masing-masing lampiran satu sama lain harus terpisah dan dinyatakan pada daftar isi.
Susunan Bab
Bab-bab penulisan karya ilmiah secara umum terdiri dari bagian
pendahuluan, bagian utama laporan penelitian, dan bagian kesimpulan.
Pendahuluan
Pendahuluan harus ditulis secara hati-hati, dengan memperhatikan dua
tujuan utama; memperkenalkan permasalahan dalam konteks yang relevan, serta
menumbuhkan dan mendorong minat pembaca. Pendahuluan yang kurang memiliki
spesifikasi, arah dan ketepatan dapat mematikan minat pembaca. Pembaca akan
beranggapan bahwa seluruh tesis juga tidak menarik untuk dibaca. Pendahuluan
adalah satu bab tersendiri yang memuat antara lain:
a. Uraian singkat, lengkap dan jelas tentang masalah yang diteliti.
b. JusStifikasi studi, menjelaskan pentingnya msalah yang diteliti.
c. Uraian singkat tentang susunan seluruh isi tesis untuk membantu pembaca
menangkap hubungan antara bagian-bagian yang ada dalam tesis.
d. Ringkasan tentang sejarah dan status kekinian dari masalah yang diteliti
disertai dengan uraian singkat tentang studi-studi yang telah dilakukan
sebelumnya.
e. Pernyataan singkat tentang sumber data, prosedur atau metode analisis
(hipotesis, sample, tesis, disain penelitian), dan rencana yang akan dilakukan
terhadap hasil penelitian.
Bagian Utama Laporan
Ada minimal tiga
prinsip utama yang dapat digunakan untuk mengorganisasi bagian utama daritesis,
yaitu:
1. Susunlah penyajian argumen atau tumuan-temuan secara teratur dan logis,
dengan mengacu pada masalah yang tlah dinyatakan pada bagian pendahuluan.
2. Ungkapkan substansi dari argumen dan temuan.
3. Lakukanlah dokumentasi dengan akurat.
Usaha untuk membuat karya ilmiah yang berkualitas hendaknya secara terus
menerus berusaha menulis secara jelas dan kuat dalam kerangka yang logis. Gaya
penulisan bab berbeda-beda tergantung jenis penelitian yang dilakukan. Studi
penelitian kuantitatif sering memiliki satu atau dua bab tambahan tentang
prosedur dan teknik (hipotesis, sampel, tesis, disain penelitian) dan satu atau
dua bab tentang hasil studi. Stadi penelitian kualitatif atau analisis sering
memiliki pembagian bab menurut kronologi perkembangan (misalnya, awal zaman
batu, pertengahan zaman batu, akhir zaman batu; tahun-tahun awal, tahun-tahun
formatif, dan selanjutnya) atau beberapa pengelompokan lain. (mungkinj puisi,
drama, fiksi dan sebagainya).
Kesimpulan
Kesimpulan merupakan bab tersendiri yang berfungsi menyatukan semua
bagian dari tesis. Kesimpulan menegaskan kembali pokok-pokok argumen atau
temuan-temuan yang telah disajikan atau dibahas pada bab sebelumnya secara
singkat.
Jumlah dan Struktur
Bab
Jumlah bab bervariasi, tergantung kebutuhan dan konteks penelitian.
Setiap bab terdiri atas beberapa subjudul utama dan subjudul kecil. Sub judul
ini mengacu pada beberapa hal yang diuraikan dalam bab tersebut (misalnya,
keterbatasan, pembatasan, dan signifikansi studi). Berikut ini adalah contoh
bab pendahuluan dan bab kesimpulan yang lazim digunakan.
o
Bab1.
·
PENDAHULUAN
·
Latar Belakang Masalah
·
Rumusan dan Batasan Masalah
·
Tujuan Penelitian
·
Kegunaan Penelitian
·
Tinjauan Pustaka
·
Kerangka Teori
·
Metodologi Penelitian
·
Keterbatasan dan Batasan
Studi
·
Sistematika Penulisan
·
KESIMPULAN
·
Rekapitulasi dan Diskusi
·
Implikasi Teoritis dan
Praktis Penelitian
·
Arah untuk Penelitian Lebih
Lanjut
Susunan bab adalah tuntutan dalam membuat perencanaan penulisan karya
ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi dan lain sebagainya. Banyaknya judul
tergantung dengan penelitian. Format akhir ditentukan oleh sifat dari studi
yang dilaksanakan.
a.
Penulisan laporan penelitian
Setelah proposal penulisan penelitian selesai dan telah mendapatkan
persetujuan, kemudian diteruskan dengan pengumpulan data. Tahap selanjutnya
adalah proses penulisan laporan penelitian. Untuk mempermudah pelaksanaan
penulisan laporan penelitian, maka berikut ini akan diuraikan sistematika
penulisannya yang meliputi; bagian awal, bagian utama, bagian akhir suatu
laporan penelitian, serta tata cara penullisannya.
1) Bagian
awal
Bagian awal laporan penelitian meliputi halaman sampul, halaman judul, halaman
persetujuan, halaman pengesahan, daftar isi, daftar arti lambang dan singkatan,
daftar tabel, daftar lampiran, dan intisari/ abstrak.
2) Bagian
Utama
Materi utama pada umumnya bersisikan tentang landasan teori, metodologi
penelitian, analisis hasil penelitian lapangan, boleh menambahkan satu bab
tentang deskripsi wilayah diman penelitian tersebut dilaksanakan
3) Bagian
Penutup
Bagian penutup (bab penutup) sebuah laporan penelitian sebagai satu
laporan penelitian, berisikan dua hal yang masuk dalam sub bab yaitu,
kesimpulan dan saran.
4) Bagian Akhir
Bagian akhir memuat daftar pustaka dari lampiran.
b.
Ketentuan-ketentuan penulisan
1) Teknik
Pengetikan
Seluruh naskah diketik dengan menggunakan computer dengan menggunakan
jenis huruf Times New Roman. Ukuran font yang digunakan adalah 14 untuk bab dan
judul utama, 12 untuk subbab dan teks utama, dan 10 untuk footnotes (M. Sirozi,
dkk, hal. 45)
2) Jenis
Kertas
Jenis kertas yang digunakan dalam penulisan dalam penulisan karya ilmiah
pada umumnya berukuran kuarto 80 gram.
3) Ukuran
Spasi
Ukuran spasi yang digunakan dalam teks utama adalah spasi ganda.
Sedangkan untuk kutipan langsung (lebih empat baris), catatan kaki, tabel dan
gambar menggunakan spasi tunggal. Adapun lampiran dapat menggunakan spasi ganda
dengan font Times New Roman ukuran 12 atau spasi tunggal dengan font 10,
tergantung kebutuhan.
4) Ukuran
Margin
Kerangka pengetikan (margin) kertas pada umumnya menggunakan ukuran :
batas tepi atas 4 cm, tepi bawah 3 cm, tepi kiri 4 cm, dan tepi kanan 3 cm.
Akan tetapi khusus ukuran Margin untuk halaman tesis pada PPs IAIN Raden Fatah
adalah 2,5 cm untuk margin atas, 2 cm untuk margin kanan dan bawah, dan 4 cm
untuk margin kiri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penjilidan.
5)
Penomoran
Cara penomoran subbab dan sub-subbab sampai seterusnya dapat
menggunakan cara sebagai berikut :
Akan tetapi format penulisan untuk tesis yang diajukan pada Program
Pascasarjana IAIN Raden Fatah Palembang, judul dan subjudul pada bab
menggunakan pola tiga tingkat (three level headings), yaitu:
·
Tingkat 1 (judul bab)
o
JUDUL DI TENGAH DALAM FORMAT
UPPER CASE DAN MENGGUNAKAN BOLD FACE.
·
Tingkat 2 (subjudul tingkat
pertama)
o
Judul di Margin Kiri
Menggunakan Title Case dan Bold Face
·
Tingkat 3 (subjudul tingkat
kedua)
o
Judul di Margin Kiri
Menggunakan Title Case, Italics dan tidak Bold
Adapun untuk penomoran halaman, setiap halaman pada tesis diberi nomor
halaman, namun demikian tidak semua nomor halaman ditampilkan pada print out.
Nomor halaman untuk bagian pembuka menggunakan angka romawi (i, ii, iii, ...)
dan nomor halaman untuk bagian utama (teks) menggunakan angka Arab (1,2,3,
...). Semua nomor halaman dicantumkan pada pojok kanan atas. Nomor pada halaman
pertama bagian pembuka (halaman judul) dan halaman pertama pada tiap bab tidak
ditampilkan pada print out.
6) Tabel dan
Gambar
Tabel diberi nomor dengan angka Arab. Nomor tabel dengan judul tabel
ditempatkan simetris di atas tabel, dan tanpa diakhiri dengan tanda titik.
7) Bahasa
Bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia baku, yang sesuai dengan
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), bagi Karya berbahasa Indonesia. Umumnya kalimat
terdiri dari subyek, predikat, dan supaya lebih lengkap ditambah dengan obyek
keterangan.
8) Penulisan
Nama Pengarang
Nama penulis yang diacu dalam uraian, hanya disebut nama akhirnya saja,
dan jika penulis lebih dari 2 orang, hanya nama penulis pertama yang
dicantumkan diikuti dengan dkk atau et al.atau wal akhorun, untuk Karya
berbahasa Arab.
9 Penulisan
Judul
Judul laporan penelitian termasuk tesis dan judul bab semuanya ditulis
dengan huruf kapital, tanpa titik dan tanpa garis bawah. Judul ditulis
ditengah-tengah halaman bagian atas Karya. Karya berbahasa Arab disesuaikan
dengan menggunakan jenis huruf traditional Arabic dengan besar font 16.
10) Ketentuan
Penuilisan Kutipan
Kutipan dapat dibedakan dalam bentuk kutipan langsung dan kutipan tidak
langsung. Sehubungan dengan itu, maka cara-cara mengutip juga terdapat
perbedaan.Kutipan Langsung. kutipan langsung yang tidak lebih dari 4 baris
ketikan dilakukan sebagai berikut : Kutipan diintegrasikan langsung ke dalam
teks.
Jarak antara satu baris dengan baris berikutnya
adalah dua spasi .Kutipan tidak langsung.
Kutipan tak langsung dapat dilakukan dengan tidak menggunakan tanda kutip, sebab yang dikemukakan itu hanyalah inti atau
sari pendapat.
LAPORAN TERTULIS
Laporan Tretulis dan Tujuannya
Laporan bisa
memiliki tujuan yang berbeda-beda dan karena itu bentuk laporan tertulis akan
bervariasi, tergantung pada situasinya. Adalah penting untuk mengidentifikasi
tujuan laporan, sehingga laporan dapat disesuaikan dengan tujuan tersebut. Jika
tujuan hanya memberikan rincian mengenai suatu bidang minat speksifik yang
diminta oleh seorang manajer, laporan dapat difokuskan dengan sangat sempit dan
memberikan informasi yang diinginkan manajer dapt format yang ringkas.
Laporan Tertulis dan Audiennya
Susunan
laporan, panjangnya, fokus rincian, persentasi data, dan ilustrasi yang
digunakan, merupakan suatu fungsi bagi audiens yang menjadi sasarannya. Surat
pengiriman laporan akan secara jelas menunjukan. Ringkasan esekutif pada bagian
awal akan memberikan kepada esekutif yang sibuk sejumlah rincian
penting-sebanyak kurang dari 3 halaman.
Panjang, susunan, dan cara
penyajian laporan, di antaranya, tergantung sepenuhnya kepada audiens sasaran.
Sejumlah perusahaan juga menentukan sendiri format laporan tertulis mereka.
Karakteristik Laporan yang
Disusun dengan Baik
Di samping
kata penulisan laporan merupakan fungsi dari tujuan penelitian dan tepe audiens
kepada siapa laporan ditunjukan, dan karena itu harus disusun agar mencangkup
keduanya, ciribesar tentunya adalah itergral untuk semua laporan tertulis.
Kejelasan, keringkasan, koherensi, tekanan yang tepat pada aspek penting,
susunan paragraf yang berarti, transisi yang lancar dari satu topik ke topik
lain, pilih kata yang cocok, dan kekhususan merupakan ciri penting laporan yang
baik.
Isi Laporan Penelitian
Jelas bahwa
laporan penelitian sebaiknya memuat judul yang menunjukan secara ringkas isi
studi. Pada bagian awal, laporan harus mempunyai daftar isi, proposal
penelitian, salinan pengesahan untuk melakukan penelitian, dan ringkasan
eksekutif (dalam hal penelitian terapan) atau sinopsis( dalam hal penelitian
dasar.
Semua laporan
harus memiliki bagian pendahuluan yang merinci tujuan penelitian, memberi latar
belakang yang berkaitan, menyatakan masalah yang diteliti, dan menjelaskan
tahapan isi laporan akan mencangkup rincian yang berkaitan dengan kerangka
penelitian, hipotesis, desain pengambilan sempel, metode pengumpulan data,
analisis data dan hasil yang diperoleh.
BAGIAN-BAGIAN LAPORAN
·
Halaman Judul
·
Dartar Isi
·
Proposal Penelitian dan Surat Pengesahan
·
Ringkasan Eksekutif atau Sinopsis
·
Bagian Pendahuluan
·
Isi Laporan
·
Bagian Akhir Laporan
·
Ucapan Terima Kasih
·
Referensi
·
Lampiran
·
Daftar Isi
PERSENTASI LISAN
Persentasi
lisan membutuhkan rencana matang. Tantangngannya adalah menjelaskan aspek-aspek
penting dari penelitian dengan cara menarik mungkin bagi audiens, sambil tetap
memberikan informasi statistik dan kuantitatif, yang mungkin membuat banyak
audiens merasa bosan.
·
Menentukan Isi Persentasi
Mengingat
audiens hanya menyerap bagian kecil dari semua yang mereka dengar, maka penting
bagi persenter untuk menentukan poin yang akan disampaikan kepada audiens,dan
kemudian mengatur presentasi yang sesuai.
·
Alat Bantu Beragam
Grafik, bagan,
dan tabel membentu menjelaskan poin-poin yang ingin kita buat lebih cepat dan
efektif, sesuai peribahasa bahwa sebuah gambar sebanding dengan seribu kata.
Alat bantu peraga memberikan stimulus yang memikat panca indera sehingga
memperpanjang perhatian audiens.
·
Prsenter
·
Presentasi
·
Menjawab pertanyaan