Thursday, September 12, 2013

metodologi penelitian untuk bisnis

Tugas  resume metodologi penelitian untuk bisnis
DISUSUN OLEH:
AJI GURUH                              (301 1011 042)
RYAN ALFATAH                      (301 1011 053)
TEREDY SETIAWAN               (301 1011 066) 
MATSAHRI                              (301 1011 068)

4 ak 2
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI BANGKA BELITUNG

LAPORAN PENELITIAN
Proposal Penelitian
Proposal penelitian yang disusun oleh peneliti merupakan hasil dari usaha yang terencana, terkelola, teliti, dan pada dasarnya meliputi hal beriket
1.       Tujuan umum setudi
2.       Masalah spesifik yang akan diteliti
3.       Rincian prosedur yang akan dilaksanakan
4.       Desain penelitian yang berisi rincian tentang:
Desain pengambilan sempel
Metode pengumpulan data
Analisa data
5.       Waktu pelaksanaan studi, termasuk informasi mengenai kapan laporan tertulis akan diserahkan kepada sponsor.
6.       Agaran, yang merinci biaya dengan reverensi ke item pengeluaran yang spesifik.

LAPORAN
Adalah penting bahwa hasil studi dan rekomendasi untuk memecahkan masalah dikomonikasikan secara efektif kepoda sponsor, sehingga saran yang diberikan di terima dan diimplementasikan. Bila tidak, semua usaha penelitian yang dilakukan akan sia-sia. Menulis laporan yang ringkas, menyakinkan, dan jelas, mungkin sama pentingnya, jika tidak lebih penting , maka hal tersebut adalah bila dibandingkan dengan melakukan setudi penelitian yang sempurna.
Penulisan Laporan Penelitian                     
A. Pendahuluan 
Tugas untuk menulis laporan penelitian sering dilaksanakan oleh para dosen dan calon sarjana (mahasiswa) terutama bagi calon sarjana jenjang Strata satu (S.I), strata dua (S.2), dan strata tiga (S.3). Meskipun dalam menulis laporan penelitian bisa dilakukan oleh siapa saja, artinya tidak terikat kepada orang-orang tertentu. Bentuk penelitian pada jenjang S.1 berupa skripsi, untuk jenjang S. 2 berupa tesis dan padajenjang S.3 disebut dengan disertasi
                Pada hakekatnya orang meneliti untuk mencari kebenaran, usaha untuk mencari kebenaran itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, sebagaimana dikatakan Paizaluddin Baihaqi di anatara cara untuk mencapai penelitian itu adalah sebagai berikut: pertama, dengan memahami, pengalaman, yaitu pengetahuan yang tercipta dari hasil interaksi dengan realitas lingkungan meliputi melalui keterangan panca indra. Kedua, penalaran, yang dimaksud adalah penalaran induktif dan deduktif. Ketiga, penelitian, sebagai usaha untuk mencapai sebuah kebenaran dengan cara sistematis, empirik, dan kritis terhadap realitas yang ada.(Paizaluddin Baihaqy, hal. 1-2)
Hasil penelitian yang dilakukan di tulis dalam bentuk laporan hasil penelitian yang sudah diujikan. Sistematika penulisan laporan penelitian secara umum sama, namun sebagian lembaga/ instansi membuat ketentuan tersendiri hal ini dilakukan untuk menyeragamkan hasil laporan penelitian oleh mahasiswaatausipeneliti.
B.  Metode Penulisan Laporan Penelitian
1. Pengertian Metode 
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan    
Metode yang berkaitan dengan penulisan Laporan Penelitian maka dapat di artikan bahwa cara kerja untuk menulisan laporan penelitian. Yang dalam hal ini lebih condong akan dikaji dari sisi penulisan laporan penelitian karya ilmiah seperti skripsi, tesis dan disertasi. 
2.      Sistematika laporan penelitian 
Unsur-unsur isi penulisan laporan penelitian Secara umum, tesis memuat unsur-unsur sebagai berikut:
Halaman judul
Halaman judul memuat judul tesis secara penuh, nama dan gelar kesarjaan mahasiswa yang mengajukan tesis, namun program studi dan unit akademik dimana tesis diajukan, dan tanggal pengajuan tesis. 
Dafatar Isi 
Daftar isi memuat susunan bab atas garis besar semua bagian dari isi tesis. 
Ringkasan 
Ringkasan (abstrak) adalah uraian singkat tentang latar belakang, masalah penelitian, tujuan, metode dan temuan-temuan penelitian yang panjangnya tidak lebih dari 500 kata dengan spasi rapat (1 spasi) 
Pernyataan (statement) 
Pernyataan (statement) adalah keterangan yang ditanda tangani oleh mahasiswa, yang membuat penjelasan tentang otensitas tesis. 
Kata pengantar
Kata pengantar memuat ucapan terima kasih penulis pada berbagai pihak, baik individu, kelompok, maupun organisasi, yang dinilai turut membantu dalam penyelesaian karya ilmiah yang dibuat.


Bagian utama tesis 
Bagian utama teks (body text) adalah bagian yang memuat unsur-unsur utama dari isi tesis selain pendahuluan dan kesimpulan dalam bentuk bab.
Referensi 
Referensi memuat rincian karya-karya yang dikonsultasikan atau dijadikan rujukan dalam studi. Bagian referensi juga menyajikan materi-materi tertentu yang perlu dibaca untuk dapatkan pemahaman yang lebih baik tentg stdi yang dilakukan, yang tidak dapat dimasukkan dalam teks karena dapat mengganggu argumentasi. Daftar referensi ditempat dibagian akhir teks. Meskipun dibuat dibuat pada halaman terpisah, referensi adalah bagian integral dari tesis. Halaman pertaa referensi diberi judul REFERENSI. Halaman-halaman pada daftar referensi tidak diberi nomor. 
Indeks
Indeks diperlukan apabila tesis akan dipublikasikan dalam bentuk buku, monograf, atau buletin. Indeks ditempatkan setelah referensi.
Lampiran
              Lampiran digunakan untuk memuat data orisinal atau tabel yang memuat bukti-bukti pendukung, hasil pengujian yang telah dilakukan, dokumen atau data pendukung yang tidak dimasukkan ke dalam teks, kerena dinilai dapat membuat bagian teks terlalu panjang atau sukar diatur. Masing-masing lampiran satu sama lain harus terpisah dan dinyatakan pada daftar isi.
              Susunan Bab
Bab-bab penulisan karya ilmiah secara umum terdiri dari bagian pendahuluan, bagian utama laporan penelitian, dan bagian kesimpulan.
Pendahuluan
Pendahuluan harus ditulis secara hati-hati, dengan memperhatikan dua tujuan utama; memperkenalkan permasalahan dalam konteks yang relevan, serta menumbuhkan dan mendorong minat pembaca. Pendahuluan yang kurang memiliki spesifikasi, arah dan ketepatan dapat mematikan minat pembaca. Pembaca akan beranggapan bahwa seluruh tesis juga tidak menarik untuk dibaca. Pendahuluan adalah satu bab tersendiri yang memuat antara lain:
a.       Uraian singkat, lengkap dan jelas tentang masalah yang diteliti.
b.      JusStifikasi studi, menjelaskan pentingnya msalah yang diteliti. 
c.       Uraian singkat tentang susunan seluruh isi tesis untuk membantu pembaca menangkap hubungan antara bagian-bagian yang ada dalam tesis.
d.      Ringkasan tentang sejarah dan status kekinian dari masalah yang diteliti disertai dengan uraian singkat tentang studi-studi yang telah dilakukan sebelumnya.
e.      Pernyataan singkat tentang sumber data, prosedur atau metode analisis (hipotesis, sample, tesis, disain penelitian), dan rencana yang akan dilakukan terhadap hasil penelitian.

Bagian Utama Laporan
Ada minimal tiga prinsip utama yang dapat digunakan untuk mengorganisasi bagian utama daritesis, yaitu:
1.       Susunlah penyajian argumen atau tumuan-temuan secara teratur dan logis, dengan mengacu pada masalah yang tlah dinyatakan pada bagian pendahuluan.
2.       Ungkapkan substansi dari argumen dan temuan.
3.       Lakukanlah dokumentasi dengan akurat.
Usaha untuk membuat karya ilmiah yang berkualitas hendaknya secara terus menerus berusaha menulis secara jelas dan kuat dalam kerangka yang logis. Gaya penulisan bab berbeda-beda tergantung jenis penelitian yang dilakukan. Studi penelitian kuantitatif sering memiliki satu atau dua bab tambahan tentang prosedur dan teknik (hipotesis, sampel, tesis, disain penelitian) dan satu atau dua bab tentang hasil studi. Stadi penelitian kualitatif atau analisis sering memiliki pembagian bab menurut kronologi perkembangan (misalnya, awal zaman batu, pertengahan zaman batu, akhir zaman batu; tahun-tahun awal, tahun-tahun formatif, dan selanjutnya) atau beberapa pengelompokan lain. (mungkinj puisi, drama, fiksi dan sebagainya).
Kesimpulan
Kesimpulan merupakan bab tersendiri yang berfungsi menyatukan semua bagian dari tesis. Kesimpulan menegaskan kembali pokok-pokok argumen atau temuan-temuan yang telah disajikan atau dibahas pada bab sebelumnya secara singkat.
Jumlah dan Struktur Bab
Jumlah bab bervariasi, tergantung kebutuhan dan konteks penelitian. Setiap bab terdiri atas beberapa subjudul utama dan subjudul kecil. Sub judul ini mengacu pada beberapa hal yang diuraikan dalam bab tersebut (misalnya, keterbatasan, pembatasan, dan signifikansi studi). Berikut ini adalah contoh bab pendahuluan dan bab kesimpulan yang lazim digunakan.
o   Bab1.     
·         PENDAHULUAN
·         Latar Belakang Masalah
·         Rumusan dan Batasan Masalah
·         Tujuan Penelitian
·         Kegunaan Penelitian
·         Tinjauan Pustaka
·         Kerangka Teori
·         Metodologi Penelitian
·         Keterbatasan dan Batasan Studi
·         Sistematika Penulisan


·         KESIMPULAN
·         Rekapitulasi dan Diskusi
·         Implikasi Teoritis dan Praktis Penelitian
·         Arah untuk Penelitian Lebih Lanjut
Susunan bab adalah tuntutan dalam membuat perencanaan penulisan karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi dan lain sebagainya. Banyaknya judul tergantung dengan penelitian. Format akhir ditentukan oleh sifat dari studi yang dilaksanakan.
a.           Penulisan laporan penelitian
Setelah proposal penulisan penelitian selesai dan telah mendapatkan persetujuan, kemudian diteruskan dengan pengumpulan data. Tahap selanjutnya adalah proses penulisan laporan penelitian. Untuk mempermudah pelaksanaan penulisan laporan penelitian, maka berikut ini akan diuraikan sistematika penulisannya yang meliputi; bagian awal, bagian utama, bagian akhir suatu laporan penelitian, serta tata cara penullisannya.
1)  Bagian awal
Bagian awal laporan penelitian meliputi halaman sampul, halaman judul, halaman persetujuan, halaman pengesahan, daftar isi, daftar arti lambang dan singkatan, daftar tabel, daftar lampiran, dan intisari/ abstrak.
2)  Bagian Utama
Materi utama pada umumnya bersisikan tentang landasan teori, metodologi penelitian, analisis hasil penelitian lapangan, boleh menambahkan satu bab tentang deskripsi wilayah diman penelitian tersebut dilaksanakan 
3)  Bagian Penutup
Bagian penutup (bab penutup) sebuah laporan penelitian sebagai satu laporan penelitian, berisikan dua hal yang masuk dalam sub bab yaitu, kesimpulan dan saran.
4)  Bagian Akhir
Bagian akhir memuat daftar pustaka dari lampiran.
b.      Ketentuan-ketentuan penulisan
1)  Teknik Pengetikan
Seluruh naskah diketik dengan menggunakan computer dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman. Ukuran font yang digunakan adalah 14 untuk bab dan judul utama, 12 untuk subbab dan teks utama, dan 10 untuk footnotes (M. Sirozi, dkk, hal. 45)
2)   Jenis Kertas
Jenis kertas yang digunakan dalam penulisan dalam penulisan karya ilmiah pada umumnya berukuran kuarto 80 gram.
3)   Ukuran Spasi
Ukuran spasi yang digunakan dalam teks utama adalah spasi ganda. Sedangkan untuk kutipan langsung (lebih empat baris), catatan kaki, tabel dan gambar menggunakan spasi tunggal. Adapun lampiran dapat menggunakan spasi ganda dengan font Times New Roman ukuran 12 atau spasi tunggal dengan font 10, tergantung kebutuhan.
4)   Ukuran Margin
Kerangka pengetikan (margin) kertas pada umumnya menggunakan ukuran : batas tepi atas 4 cm, tepi bawah 3 cm, tepi kiri 4 cm, dan tepi kanan 3 cm. Akan tetapi khusus ukuran Margin untuk halaman tesis pada PPs IAIN Raden Fatah adalah 2,5 cm untuk margin atas, 2 cm untuk margin kanan dan bawah, dan 4 cm untuk margin kiri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penjilidan.
5)   Penomoran
Cara penomoran  subbab dan sub-subbab sampai seterusnya dapat menggunakan cara sebagai berikut :
Akan tetapi format penulisan untuk tesis yang diajukan pada Program Pascasarjana IAIN Raden Fatah Palembang, judul dan subjudul pada bab menggunakan pola tiga tingkat (three level headings), yaitu:
·         Tingkat 1 (judul bab)
o   JUDUL DI TENGAH DALAM FORMAT UPPER CASE DAN MENGGUNAKAN BOLD FACE.
·         Tingkat 2 (subjudul tingkat pertama) 
o   Judul di Margin Kiri Menggunakan Title Case dan Bold Face
·         Tingkat 3 (subjudul tingkat kedua)
o   Judul di Margin Kiri Menggunakan Title Case, Italics dan tidak Bold
Adapun untuk penomoran halaman, setiap halaman pada tesis diberi nomor halaman, namun demikian tidak semua nomor halaman ditampilkan pada print out. Nomor halaman untuk bagian pembuka menggunakan angka romawi (i, ii, iii, ...) dan nomor halaman untuk bagian utama (teks) menggunakan angka Arab (1,2,3, ...). Semua nomor halaman dicantumkan pada pojok kanan atas. Nomor pada halaman pertama bagian pembuka (halaman judul) dan halaman pertama pada tiap bab tidak ditampilkan pada print out.
6)  Tabel dan Gambar
Tabel diberi nomor dengan angka Arab. Nomor tabel dengan judul tabel ditempatkan simetris di atas tabel, dan tanpa diakhiri dengan tanda titik.   
7)   Bahasa
Bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia baku, yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), bagi Karya berbahasa Indonesia. Umumnya kalimat terdiri dari subyek, predikat, dan supaya lebih lengkap ditambah dengan obyek keterangan.
8)   Penulisan Nama Pengarang
Nama penulis yang diacu dalam uraian, hanya disebut nama akhirnya saja, dan jika penulis lebih dari 2 orang, hanya nama penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan dkk atau et al.atau wal akhorun, untuk Karya berbahasa Arab.
9  Penulisan Judul
Judul laporan penelitian termasuk tesis dan judul bab semuanya ditulis dengan huruf kapital, tanpa titik dan tanpa garis bawah. Judul ditulis ditengah-tengah halaman bagian atas Karya. Karya berbahasa Arab disesuaikan dengan menggunakan jenis huruf traditional Arabic dengan besar font 16.
10) Ketentuan Penuilisan Kutipan
Kutipan dapat dibedakan dalam bentuk kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Sehubungan dengan itu, maka cara-cara mengutip juga terdapat perbedaan.Kutipan Langsung. kutipan langsung yang tidak lebih dari 4 baris ketikan dilakukan sebagai berikut : Kutipan diintegrasikan langsung ke dalam teks. Jarak antara satu baris dengan baris berikutnya adalah dua spasi .Kutipan tidak langsung. Kutipan tak langsung dapat dilakukan dengan tidak menggunakan tanda kutip, sebab yang dikemukakan itu hanyalah inti atau sari pendapat.
LAPORAN TERTULIS
Laporan Tretulis dan Tujuannya
Laporan bisa memiliki tujuan yang berbeda-beda dan karena itu bentuk laporan tertulis akan bervariasi, tergantung pada situasinya. Adalah penting untuk mengidentifikasi tujuan laporan, sehingga laporan dapat disesuaikan dengan tujuan tersebut. Jika tujuan hanya memberikan rincian mengenai suatu bidang minat speksifik yang diminta oleh seorang manajer, laporan dapat difokuskan dengan sangat sempit dan memberikan informasi yang diinginkan manajer dapt format yang ringkas.
Laporan Tertulis dan Audiennya
Susunan laporan, panjangnya, fokus rincian, persentasi data, dan ilustrasi yang digunakan, merupakan suatu fungsi bagi audiens yang menjadi sasarannya. Surat pengiriman laporan akan secara jelas menunjukan. Ringkasan esekutif pada bagian awal akan memberikan kepada esekutif yang sibuk sejumlah rincian penting-sebanyak kurang dari 3 halaman.
Panjang, susunan, dan cara penyajian laporan, di antaranya, tergantung sepenuhnya kepada audiens sasaran. Sejumlah perusahaan juga menentukan sendiri format laporan tertulis mereka.
Karakteristik Laporan yang Disusun dengan Baik
Di samping kata penulisan laporan merupakan fungsi dari tujuan penelitian dan tepe audiens kepada siapa laporan ditunjukan, dan karena itu harus disusun agar mencangkup keduanya, ciribesar tentunya adalah itergral untuk semua laporan tertulis. Kejelasan, keringkasan, koherensi, tekanan yang tepat pada aspek penting, susunan paragraf yang berarti, transisi yang lancar dari satu topik ke topik lain, pilih kata yang cocok, dan kekhususan merupakan ciri penting laporan yang baik.
Isi Laporan Penelitian
Jelas bahwa laporan penelitian sebaiknya memuat judul yang menunjukan secara ringkas isi studi. Pada bagian awal, laporan harus mempunyai daftar isi, proposal penelitian, salinan pengesahan untuk melakukan penelitian, dan ringkasan eksekutif (dalam hal penelitian terapan) atau sinopsis( dalam hal penelitian dasar.
Semua laporan harus memiliki bagian pendahuluan yang merinci tujuan penelitian, memberi latar belakang yang berkaitan, menyatakan masalah yang diteliti, dan menjelaskan tahapan isi laporan akan mencangkup rincian yang berkaitan dengan kerangka penelitian, hipotesis, desain pengambilan sempel, metode pengumpulan data, analisis data dan hasil yang diperoleh.
BAGIAN-BAGIAN LAPORAN
·         Halaman Judul
·         Dartar Isi
·         Proposal Penelitian dan Surat Pengesahan
·         Ringkasan Eksekutif atau Sinopsis
·         Bagian Pendahuluan
·         Isi Laporan
·         Bagian Akhir Laporan
·         Ucapan Terima Kasih
·         Referensi
·         Lampiran
·         Daftar Isi

PERSENTASI LISAN
Persentasi lisan membutuhkan rencana matang. Tantangngannya adalah menjelaskan aspek-aspek penting dari penelitian dengan cara menarik mungkin bagi audiens, sambil tetap memberikan informasi statistik dan kuantitatif, yang mungkin membuat banyak audiens merasa bosan.
·         Menentukan Isi Persentasi
Mengingat audiens hanya menyerap bagian kecil dari semua yang mereka dengar, maka penting bagi persenter untuk menentukan poin yang akan disampaikan kepada audiens,dan kemudian mengatur presentasi yang sesuai.
·         Alat Bantu Beragam
Grafik, bagan, dan tabel membentu menjelaskan poin-poin yang ingin kita buat lebih cepat dan efektif, sesuai peribahasa bahwa sebuah gambar sebanding dengan seribu kata. Alat bantu peraga memberikan stimulus yang memikat panca indera sehingga memperpanjang perhatian audiens.
·         Prsenter
·         Presentasi
·         Menjawab pertanyaan